Sekilas Mengenal (DDC) pengampu sofa Setelah menganalisis subyek, langkah selanjutnya adalah menerjemahkan hasil analisis tersebut ke dalam bahasa indeks, yang dalam hal ini adalah menentukan nomor kelas atau notasi. Notasi adalah simbol atau kode yang digunakan bagi kelas atau subyek yang terdapat pada bagan klasifikasi. Notasi dapat berupa angka, huruf, atau gabungan angka dan huruf. Seperti telah disebutkan di atas bahwa salah satu fungsi klasifikasi adalah sebagai perangkat penyusunan bahan pustaka di rak, maka notasi inilah yang nantinya menentukan tempat bahan pustaka di rak, dengan dikombinasikan dengan unsur lain, notasi akan membentuk nomor panggil (call number). DDC merupakan bagan klasifikasi sistem hirarki yang menganut prinsip "desimal" dalam membagi cabang ilmu pengetahuan. DDC membagi semua ilmu pengetahuan ke dalam 10 kelas utama (main classes) yang diberi notasi berupa angka Arab 000-900. Setiap kelas utama dibagi secara desimal menjadi 10 subkelas (division). Kemudian subkelas dibagi lagi menjadi 10 seksi (section), dan seterusnya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada contoh berikut: Kelas Utama 000 - Karya umum 100 - Filsafat dan disiplin terkait 200 - Agama 300 - Ilmu-ilmu sosial 400 - Bahasa 500 - Ilmu-ilmu murni 600 - Ilmu-ilmu terapan 700 - Kesenian 800 - Sastra 900 - Geografi umum dan sejarah serta cabangnya. Divisi 300 - Ilmu-ilmu sosial 310 - Statistik 320 - Ilmu Politik 330 - Ilmu Ekonomi 340 - Hukum 350 - Administrasi Negara 360 - Problem dan pelayanan sosial 370 - Pendidikan 380 - Perdagagangan 390 - Adat istiadat, etiket, cerita rakyat Seksi 370 - Pendidikan 371 - Pendidikan secara umum 372 - Pendidikan dasar 373 - Pendidikan menengah 374 - Pendidikan dewasa 375 - Kurikulum 376 - Pendidikan wanita 377 - Sekolah dan agama 378 - Pendidikan tinggi 379 - Pendidikan dan negara Tiap-tiap seksi di atas dapat dibagi lagi secara desimal apabila dikehendaki menjadi bagian lebih spesifik, misalnya: 371 - Pendidikan secara umum 371.1 - Pengajaran dan pengajar 371.2 - Administrasi pendidikan 371.3 - Metode mengajar dan belajar 371.4 - Bimbingan dan penyuluhan 371.5 - Disiplin sekolah 371.6 - Sarana fisik 371.7 - Kesehatan dan keselamatan sekolah 371.8 - Siswa 371.9 - Pendidikan khusus Dari contoh di atas dapat dipahami bahwa makin khusus suatu subyek, semakin panjang notasinya, karena banyak angka yang ditambahkan pada notasi dasarnya. Pembagian ini bersifat hirarkis, dari umum ke khusus, misalnya: 300 - Ilmu-ilmu sosial 320 - Ilmu politik 324 - Proses politik 324.2 - Partai politik 324.23 - Program dan ideologi Tabel-tabel Di samping pembagian kelas secara desimal dengan notasi yang terdapat dalam bagan, DDC juga menyediakan tabel-tabel pembantu untuk membagi subyek lebih lanjut. Notasi pada tabel-tabel tidak dapat berdiri sendiri, melainkan hanya dapat digunakan dalam rangkaian dengan notasi yang terdapat dalam bagan. Dalam DDC edisi 21 terdapat 7 tabel pembantu, yaitu: Tabel 1: Subdivisi standar Tabel 2: Wilayah Tabel 3: Subdivisi sastra Tabel 4: Subdivisi bahasa Tabel 5: Ras, etnik, kebangsaan Tabel 6: Bahasa Tabel 7: Orang Untuk menambahkan notasi dari tabel-tabel tersebut harus mengikuti pedoman yang di tabel dan pada bagan klasifikasi. Indeks Relatif Untuk membantu mencari notasi suatu subyek dalam DDC terdapat "indeks relatif". Di dalam indeks relatif ini terdaftar sejumlah isitilah yang disusun menurut abjad. Istilahistilah tersebut mengacu ke notasi yang terdapat di dalam bagan. Di dalam indeks relatif ini didaftar sinonim untuk suatu istilah, hubungan-hubungan dengan subyek lain. Contoh indeks relatif dari Bagan Klasifikasi Islam: Hukum (Islam) Acara Banding 2X4.66 Berita Acara Pemeriksaan 2X4.61 Hakim 2X4.65 Internasional 2X4.7 Diplomasi 2X4.72 Kesaksian dan Barang Bukti 2X4.63 Ketatanegaraan 2X4.71 Pembelaan 2X4.64 Penyidikan 2X4.61 Peradilan (qada) 2X4.6 Perang dan perdamaian 2X4.76 Gencatan Senjata 2X4.761 Rampasan 2X4.762